Ke Probolinggo kami kan kembali

Sore itu saya bergegas memacu motor pulang menuju rumah selepas jam kantor. Sungguh menyenangkan mendapatkan hari libur yang cukup panjang terkait Tahun Baru Islam 1434H ditambah cuti bersama, maka genaplah kami mempunyai 4 hari libur. Yeah, malam ini kembali kami (saya, istri, dan anak gadis kami si Jello 5 tahun) harus melakukan persiapan akhir sebelum esok pagi plesiran dengan sepeda kesayangan kami menuju arah timur, ke  kota yang lebih jauh lagi dari Pasuruan yaitu Probolinggo (dengan harapan bisa mencapai Lumajang). Ya Probolinggo, kota di tepian selat Madura yang terkenal sebagai sentra penghasil mangga kelas wahid.

Persiapan turangga dan keperluan menginap tidak jauh berbeda dengan sebelumnya, hanya saja kali ini kami akan menginap 2 malam sehingga barang yang dibawa tampaknya jauh lebih banyak. Demi tidak mengurangi esensi bersenang-senang, saya memutuskan menyewa kendaraan bak terbuka untuk mengantarkan kami ke kota Pasuruan sehingga kami memiliki banyak waktu untuk bersenang-senang di kota tujuan.

Plan A, Plan B, dan Plan C

Apa sih salah satu hal paling menyenangkan dari sebuah perjalanan, petualangan? Menurut saya, proses menyiapkan rancangan perjalanan itulah moment yang sangat menyenangkan. Maka, dibuatlah beberapa rencana untuk kami sekeluarga sebagai berikut:

Plan A
Kamis 15.11
05.00 meninggalkan sidoarjo naik mobil. 06.30 tiba di Pasuruan,  sarapan.
08.00 mulai gowes ke Probolinggo (38 km) sekitar 3 jam. 11.00 tiba di Probolinggo, istirahat, makan siang.
13.00 mulai gowes ke Lumajang (50 km) sekitar 5 jam. 18.00 tiba di Lumajang, istirahat di Hotel.
Jumat 16.11
Sewa mobil wisata sekitar Lumajang.
Sabtu 17.11
04.30 mulai gowes kembali ke Sidoarjo (130 km) sekitar 10 jam. Tiba di Sidoarjo sebelum gelap.
Plan B
Kamis 15.11
05.00 meninggalkan sidoarjo naik mobil. 06.30 tiba di Pasuruan, sarapan.
08.00 mulai gowes ke Probolinggo (38 km) sekitar 3 jam. 11.00 tiba di Probolinggo, masuk hotel, makan siang, dan sewa mobil.
13.00 sewa mobil wisata sekitar Probolinggo. Menginap di Probolinggo
Jumat 16.11
06.30 meninggalkan hotel, putar-putar kota Probolinggo.
10.00 mulai gowes menuju Lumajang (50 km) sekitar 5 jam. 15.00 tiba di Hotel Lumajang, istirahat, bermalam di Lumajang.
Sabtu 17.11
04.30 mulai gowes kembali ke Sidoarjo (130 km) Sekitar 10 jam.  Tiba di Sidoarjo sebelum gelap.
Plan C
Kamis 15.11
05.00 menuju Pasuruan naik mobil. 06.30 sampai di Pasuruan, sarapan.
08.00 mulai gowes ke Probolinggo (40 km) sekitar 3 jam.
11.00 tiba di Probolinggo, menuju hotel, istirahat, makan siang.
13.00 keliling kota Probolinggo naik sepeda. Menginap di Probolinggo
Jumat 16.11
Sewa mobil tamasya ke lumajang dan sekitarnya.
Sabtu 17.11
08.00 Kembali ke Sidoarjo (85 km) sekitar 7 jam.

Demikian pula, saya sudah membayangkan obyek apa saja yang ingin dilihat di kota tujuan. Maka saya menuliskan koordinat atau detil alamat lokasi obyek-obyek tersebut agar alat GPS saya bisa segera menuntun kami ke sasaran.

Kamis 15.11.2012

Tibalah hari yang dinantikan, pukul 03.30 kami sudah disiplin bangun pagi dan mandi. Sungguh mengherankan, anak kami yang biasanya nyenyak terlelap, kali ini bisa ikut bangun pagi dan tidak protes saat dimandikan. Sungguh, saya sangat bangga dengan semangat yang dia miliki. Kami meninggalkan Sidoarjo pukul 05.00 pagi, sesuai dengan rancangan perjalanan yang saya siapkan. Kami tiba di kota Pasuruan dan mulai mengayuh pedal tak lama setelah melahap pecel sebagai sarapan kami. Tak kurang dari 40 km jalan raya yang halus dan lapang harus kami lahap dilengkapi dengan tanjakan landai melewati kecamatan Grati. Oh, kali ini saya baru benar-benar merasakan beratnya mengayuh tandem sambil menarik gerobak anak melintasi jalan menanjak. Hati jadi bimbang, sanggupkah kami nggenjot ke Lumajang? Apalagi sebelumnya saya sudah mengontak Mas Hudha dari GSS Leces (atas rekomendasi Mas Poetoet – a.k.a om ndlahom, B2W Indonesia) dan mendapatkan peta kontur lintas Probolinggo-Lumajang yang ternyata mengandung tanjakan meliuk serta agak panjang.

Memasuki kota Probolinggo, melewati Masjid Tiban yang kondang itu.

Pukul 11.00 sampailah kami di Rumah Wahidin (Coordinates: 7°45’4″S   113°12’40″E), sebuah guest house yang cozy di jantung kota Probolinggo. Sangat nyaman dengan tarif melegakan. Sepeda kita pun aman dalam pengawasan melekat karena area guest house ini tidaklah terlalu besar dan pagar ditutup rapat saat malam tiba. Saya merekomendasikan penginapan ini bagi teman-teman yang bersepeda bersama keluarga. Selepas makan siang, jam 15.00 mulailah kami menjelajah tengah kota dan narsis di beberapa spot yang sudah saya canangkan. Alangkah Kamis sore yang menyenangkan, Probolinggo kota yang resik, tenang, dan cukup nyaman untuk bersepeda. Kota ini juga bangga dengan sebutan kota seribu taman (saya tidak menyangkalnya). Kali ini serasa bukan di pulau Jawa karena saya lebih banyak mendengar masyarakat berbicara dalam bahasa Madura. Ya, etnis Madura memang sudah lama menjadi bagian sejarah kota ini, termasuk juga di Pasuruan, Lumajang, Jember, Situbondo.

Gereja Merah Jemaat GPIB Immanuel merupakan salah satu bangunan tertua di pusat kota Probolinggo.

Cozy guest house, Rumah Wahidin, Jalan Dr. Wahidin No. 8, Kota Probolinggo.

Tourist Information Center Kota Probolinggo disamping alun-alun.

Tak dinyana malam hari Mas Hudha dari GSS Leces kirim pesan singkat ingin menyambangi kami ke penginapan. Baiklah, kami berjumpa pukul 20.00 dan ngobrol ngalor ngidul. Saya tak menyangka bahwa beliau menawarkan diri untuk mengawal kami menembus tanjakan menuju Lumajang. Tapi akhirnya kami harus berdamai dengan angkara nafsu menggowes. Kami sudah putuskan (dengan mempertimbangkan keselamatan putri kami dan kemampuan tulang-persendian kami), akhirnya kami memilih opsi Plan C yang berarti batal nggowes ke Lumajang dan memilih tamasya menyewa mobil. Duuhhh……….

Jumat 16.11.2012

Alun-alun kota Probolinggo

Alun-alun kota Probolinggo

Tanjakan dan kepadatan lalu lintas jalan menuju kota Lumajang.

Tanjakan dan kepadatan lalu lintas jalan menuju kota Lumajang.

Ranu Bedali

Ranu Bedali, Lumajang yang memiliki dinding curam dan dalam.

Ombak Pantai Bambang, Lumajang

Ombak Pantai Bambang, Lumajang

Mata air Ronggojalu, Probolinggo sebagai sumber air bersih kota Probolinggo dan sekitarnya

Mata air Ronggojalu, Probolinggo sebagai sumber air bersih kota Probolinggo dan sekitarnya

Dengan mengendarai mobil, akhirnya kami meluncur menuju Lumajang pukul 09.00. Dalam perjalanan itulah saya terhenyak, ternyata tanjakannya lumayan juga, ditambah lagi dimensi jalan yang sempit (hanya 2 lajur dua arah) dan diisi populasi kendaraan yang cukup padat (terutama banyak truk lalu lalang). Saya bersyukur tidak ngotot ingin ngengkol ke Lumajang. Terus terang jalur ini bukan porsi kami yang menggunakan tandem sambil tarik gerobak dan angkut tas pannier tak kurang dari 15 kg.

Sabtu 17.11.2012

Istirahat di SPBU antara Probolinggo-Pasuruan yang memiliki showroom motor besar. Mana yang lebih gagah, sepeda kami atau moge?

Grati, Pasuruan

Grati, Pasuruan – arah menuju Sidoarjo.

Kepayahan di Porong, sejenak mandeg di seberang tanggul semburan lumpur Porong.

Sesuai rencana, kami meninggalkan Probolinggo hari Sabtu. Pukul 05.30, kami sudah meninggalkan Rumah Wahidin meluncur menuju Pasuruan. Setelah berjuang melawan hawa panas dan pegal-pegal, kami selamat tiba di Sidoarjo. Ke Probolinggo kami kan kembali……………..demikian senandung saya sore ini.

Jika mata senantiasa ingin bicara

8 comments on “Ke Probolinggo kami kan kembali

  1. schlumbergoy says:

    saya pilih sepeda lebih gagah :))

  2. Agus Sastra Wiguna says:

    Mantapp pak jell

  3. wow banget, kalian! hebat dan menyenangkan🙂

  4. nopan says:

    Baca ceritanya jadi pengen gowes ke probolinggo, apalagi jalan pas-prob udah diperlebar. Keren, two thumbs up

  5. disini kita pertama kali berjumpa…
    tak akan pernah terlupakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s