Jatuh cinta pada bandara Cairns, Queensland

Beberapa waktu lalu Kompas media on-line memberitakan terpilihnya bandara internasional Incheon, Korea Selatan sebagai bandara terbaik di dunia pilihan grup konsultan Inggris, Skytrax, yang mewawancarai 8,6 juta penumpang dari 190 bandara di seluruh dunia (baca berita). Tak dipungkiri memang selama aku beberapa kali mengunjungi bandara ini, aku merasakan keunggulan fasilitas dan pelayanan. Tapi kisah berikut ini malah ingin menceritakan pengalamanku melihat bandara mungil di kota Cairns, negara bagian Queensland, Australia.

Cairns yang memiliki iklim subtropis adalah sebuah kota pariwisata terletak di tepian pantai bagian utara Queensland. Situasinya kira-kira serupa dengan daerah pantai Sanur di Bali. Begitu tiba di badara Cairns, suasana segar khas nuansa tropis langsung menyapa kedatangan penumpang.

Konsep ramah lingkungan dengan jendela kaca yang besar dan tumbuhan tropis di sela-sela bangunan

Konsep ramah lingkungan dengan jendela kaca yang besar, atap tinggi dan tumbuhan tropis di sela-sela bangunan

Keteduhan di dalam dan di luar area bandara (yang terletak di dekat hutan bakau dan dikelilingi beberapa bukit) menjadikan nilai tambah tersendiri yang memberikan rasa nyaman bagi para penumpang.

Sebagai sebuah bandara untuk kota tujuan wisata, Bandara Cairns memang sungguh menawan.

Sisi lain bandara

Sisi lain bandara

Kursi-kursi dan sofa yang nyaman

Kursi-kursi dan sofa yang nyaman

Salah satu sudut dekat pintu keluar lobi kedatangan

Salah satu sudut dekat pintu keluar lobi kedatangan

Entahlah situasi bandara-bandara di Indonesia, mungkin konsep menyatu dengan alam (eco-laboration) sangat baik diterapkan bagi bandara-bandara di kota kecil, misalnya Solo, Madiun, Yogyakarta dan lain-lain. Mungkin pembaca ada yang tertarik bercerita dan berbagi foto?

Bayangkan jika di sisi bangunan bandara ada sepetak sawah atau rerimbunan pohon kopi dan coklat, hhmmm selain hijau memikat, juga bisa menjadi media pembelajaran sembari menunggu keberangkatan.

Jika mata ingin bicara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s