Homoleptic, Isolobal dan Antiaromatic

Sebaris istilah tersebut bukan nama-nama jenis penyakit melainkan istilah yang beberapa kali aku dengar dalam Lab Meeting. Semula aku tidak perduli “what the hell ” dengan istilah-istilah tadi, males. Lama-lama penasaran juga, terus cari deh apa artinya semua itu.

Homoleptic:
Suatu senyawa logam yang memiliki gugus-gugus ligand identik

Isolobal:
Definisinya lumayan njlimet tapi bisa dijelaskan kurang lebih dengan sebuah kalimat berikut ini:
dua buah fragmen dari dua buah senyawa dikatakan isolobal jika bilangan, sifat simetrinya, pendekatan energinya, dan bentuk orbital frontir (orbital elektron yang terlibat dalam ikatan kimia) serta banyaknya elektron yang terdapat pada keduanya memiliki persamaan.

Frontier orbitals:
The Highest-energy Occupied Molecular Orbital (HOMO) (filled or partly filled) and Lowest-energy Unoccupied Molecular Orbital (LUMO) (completely or partly vacant) of a molecular entity.

Antiaromatic:
Ini sama juga susahnya dalam mendefinisikan:
Suatu senyawa siklik dikatakan memiliki sifat antiaromatik jika tidak mengikuti kaidah Hückel. gamblangnya, jika ada senyawa siklik yang memiliki ikatan ganda berselang seling dengan ikatan tunggal, dimana energi elektron pi (elektron yang membentuk ikatan pi atau ikatan rangkap) senyawa antiaromatik lebih besar daripada energi elektron pi senyawa rantai terbuka yang juga memiliki ikatan selang seling serupa. Senyawa antiaromatik ini umumnya bersifat metastabil atau sangat reaktif.

2 comments on “Homoleptic, Isolobal dan Antiaromatic

  1. Prem says:

    sertakan dengan gambr yaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s