Archive | kimia umum RSS feed for this section

Sukses menulis artikel untuk jurnal ilmiah internasional

2 Nov

Dalam komunitas akademi dan penelitian, sebuah kerja bakal memiliki nilai ilmiah dan bermanfaat untuk dikembangkan jika bisa dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional.  Disamping itu, publikasi ilmiah merupakan bukti tanggung jawab profesi sebagai ilmuwan maupun akademisi. Kenyataannya, tidak semua hasil penelitian mendapat peluang ditayangkan dalam jurnal ilmiah internasional. Banyak hasil penelitian di Indonesia hanya berakhir sebagai buku skripsi atau thesis maupun lembar prosiding yang tidak melalui proses penjurian ketat. Padahal, jumlah publikasi internasional merupakan ukuran atau indeks kemajuan dan kematangan ilmu pengetahuan dan teknologi suatu negara.

Untuk bisa menembus publikasi internasional rangking atas, dibutuhkan bukan sekedar ribuan data dan kecakapan menulis tapi juga kiat tertentu karena jurnal-jurnal papan atas memiliki tahap penjurian yang ketat. Sebenarnya aspek penting apa saja diluar isi naskah yang perlu diperhatikan demi suksesnya publikasi internasional sebuah artikel ilmiah? (more…)

Publikasi ilmiahku dalam 25 artikel terpanas versi Sciencedirect

21 Jun

Sudah setahun berlalu sejak aku terakhir mengunggah artikel dalam blog ini. Rasanya sangat berdosa jika aku membuang begitu saja buah pikir yang kerap kali lalu lalang. OK, memulai sesuatu yang telah lama ditinggalkan rasanya seperti memulai marathon setelah lama tidak pernah melakukan olah raga. Jadi perlu sedikit gerakan pelenturan yang santai dan aku coba dari titik ini…………….

Beberapa bulan lalu penelitianku tentang manfaat cecair ionik sebagai penjerap cair gas asetilen yang selektif terhadap etilen telah diterima dan diterbitkan dalam sebuah jurnal ilmiah internasional, Chemical Engineering and Processing: Process Intensification kepunyaan penerbit Elsevier. Saat kuperiksa lagi dalam situs jurnal tersebut, ternyata makalahku berada pada urutan ke 24 dari 25 makalah terpanas (25 Hottest Articles) sepanjang bulan Januari hingga Maret 2010. Hhmmm ternyata topik dalam makalahku termasuk yang banyak ditengok. Tentu ini sebuah sumbangsih yang cukup diperhitungkan dalam dunia cecair ionik dan aplikasinya.

Tambahan:

Ternyata hasil penelitianku yang dipublikasikan di jurnal Thermochimica Acta, penerbit Elsevier, sempat menduduki ranking 12 dalam 25 daftar artikel terpanas untuk periode bulan Oktober-Desember 2009, setelah sebelumya mencapai ranking 24 pada periode Juli-September 2009.

Bagi yang ingin membacanya, silahkan kontak saja, nanti aku berikan file berformat pdf.

Bila mata ingin bicara

Ringkasan katalis dan katalisis

29 Jun

Pernah mencoba membuat tape dari bahan singkong atau ketan? Kita membubuhkan ragi (sejenis kapang atau jamur) untuk mempercepat proses peragian atau fermentasi. Tanpa sadar sebenarnya kita sudah melibatkan senyawa penting didalam proses tersebut yaitu katalis. Dalam kazanah kimia hijau, pengetahuan tentang katalis (12 prinsip kimia hijau) menjadi semakin penting demi meningkatkan efisiensi reaksi kimia dalam teknologi proses kimia.

Uraian berikut ini merupakan intisari dari segala seluk beluk tentang katalis.

(more…)

Reaksi kimia organik dalam air, beberapa contoh reaksi kimia hijau

26 Jun

Beberapa waktu lalu sudah disinggung tentang 12 prinsip kimia hijau (green chemistry). Salah satu prinsipnya adalah memilih media reaksi yang tidak berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan (prinsip nomor 8). Air (H2O) dikenal sebagai pelarut universal dan dipertimbangkan sebagai kandidat utama medium reaksi dalam wacana kimia hijau. TAPI perlu diingat bahwa reaksi kimia dalam air dianggap hijau (green) jika dan hanya jika jalannya reaksi, proses daur ulang, dan pembuangan pelarut tidak memerlukan kerja tambahan yang rumit, tidak mengkonsumsi energi berlebihan atau tidak menimbulkan pencemaran.

Mari kita lihat beberapa contoh reaksi kimia organik di dalam medium air.

(more…)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,045 other followers